TEMPOnamo.com, — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan acara buka puasa bersama berskala besar yang diperkirakan akan dihadiri sekitar 10 ribu orang. Kegiatan bertajuk Semarak Berani Bukber Nambaso 2026 itu dijadwalkan berlangsung pada Jumat (6/3/2026) di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, tepatnya di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kota Palu.
Acara ini mengundang masyarakat dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah, khususnya warga Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong. Pemerintah menyiapkan sekitar 10 ribu porsi makanan dan minuman segar yang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah Arfan, yang ditunjuk sebagai koordinator kegiatan, mengatakan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sulteng dilibatkan dalam penyelenggaraan acara tersebut.
“Semua OPD terlibat dalam Semarak Berani Bukber Nambaso ini. Mereka bertanggung jawab di tenda masing-masing dengan menyiapkan menu buka puasa,” kata Arfan kepada media, Kamis malam (5/3/2026).
Setiap OPD, menurut dia, akan menyiapkan makanan dan minuman berbuka dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berbagai menu khas daerah dan makanan populer akan disajikan, di antaranya nasi kuning, uta dada, uta kelor, dange, bakso, siomay, sate, kaledo, upe voi, serta aneka minuman segar dan buah-buahan.
Arfan yang juga mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sulawesi Tengah itu menyebut kegiatan ini tidak hanya melibatkan jajaran pemerintah daerah, tetapi juga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sejumlah institusi yang dijadwalkan berpartisipasi antara lain jajaran TNI dari Kodam dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah.
Sebelumnya, rapat persiapan kegiatan dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid didampingi Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido serta Sekretaris Daerah Provinsi Novalina pada Selasa (3/3/2026) di ruang rapat Polibu Kantor Gubernur.
Anwar Hafid menegaskan kegiatan Bukber Nambaso tidak sekadar menjadi agenda berbuka puasa bersama. Ia menyebut kegiatan tersebut juga dirancang sebagai ruang edukasi dan pembinaan bagi generasi muda.
“Ini bukan hanya buka puasa bersama, tetapi juga wadah edukasi dan pembinaan generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba,” kata Anwar.
Sebagai bagian dari agenda tersebut, panitia akan menggelar penyuluhan mengenai bahaya narkoba yang melibatkan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Sekitar 5.700 siswa SMA dan SMK di Kota Palu direncanakan hadir mengikuti sesi edukatif tersebut.
Selain pelajar, kegiatan ini juga dihadiri aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah serta masyarakat umum dari berbagai kalangan.
Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah pemberdayaan UMKM lokal. Panitia akan menata gerobak-gerobak UMKM di sepanjang Jalan Sam Ratulangi yang rencananya ditutup sementara selama acara berlangsung.
Setiap pelaku UMKM diwajibkan menyiapkan sedikitnya 100 porsi makanan, sehingga masyarakat dapat memilih berbagai menu berbuka puasa sesuai selera.
Menurut Anwar Hafid, keterlibatan UMKM merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap perekonomian masyarakat.
“Ini bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada UMKM lokal. UMKM bergerak, masyarakat terbantu, dan kebersamaan terbangun,” ujarnya.
Untuk pembatal puasa saat azan Magrib, panitia juga menyiapkan air minum dan kurma. Sementara makanan utama sepenuhnya disediakan oleh para pelaku UMKM yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut.








