PALU, TEMPOnamo– Babak baru kepemimpinan Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Tolitoli resmi dimulai. Mohammad Besar Bantilan atau yang akrab disapa Esar resmi dilantik sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Tolitoli untuk periode 2024–2029 oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Pelantikan berlangsung di GOR Gelora Bumi Kaktus (GBK), Palu, Sabtu (4/7), bersamaan dengan pengukuhan jajaran pengurus DPW PAN Sulawesi Tengah serta seluruh DPD PAN kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah itu, dihadiri 5000 an kader dan relawan partai dari berbagai daerah di Sulteng. Surat Keputusan kepengurusan dibacakan oleh Sekretaris Jenderal DPP PAN Eko Patrio sebelum prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Zulkifli Hasan.
Terpilihnya Mohammad Besar Bantilan menjadi sinyal kuat konsolidasi PAN di Tolitoli. Sosok yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Tolitoli itu dipercaya memimpin partai berlambang matahari putih setelah PAN mencatat hasil positif pada Pemilu 2024 dengan keluar sebagai peraih suara terbanyak kedua di Kabupaten Tolitoli, berada di bawah PBB.
Dengan posisi strategis sebagai kepala partai sekaligus Wakil Bupati, Mohammad Besar Bantilan diharapkan mampu memperkuat soliditas kader, memperluas basis dukungan masyarakat, sekaligus menjaga tren elektoral PAN menghadapi agenda politik mendatang.
Pada kesempatan yang sama, kepengurusan DPW PAN Sulawesi Tengah juga resmi dikukuhkan dengan Syarifuddin Sudding sebagai Ketua DPW didampingi Ketua Harian Rony Tanu Saputra.
Pelantikan berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Kasdam XIII/Merdeka, Kapolda Sulawesi Tengah, Danrem 132/Tadulako, Bupati Tolitoli H Amran H Yahya, Ketua DPRD Tolitoli Sriyanti Dg Parebba, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, serta para pimpinan partai politik,
Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan kuatnya perhatian terhadap proses konsolidasi politik PAN di Sulawesi Tengah. Bagi PAN Tolitoli, kepemimpinan Mohammad Besar Bantilan menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi partai dalam pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.







