PT CPM Mangkir dari RDP DPRD Sulteng, Aspirasi Warga Poboya Soal Tambang Emas Tak Terjawab

  • Daerah
  • Februari 2, 2026
  • 0 Comments


PALU, TEMPOnamo.com – PT Citra Palu Mineral (CPM), anak usaha PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), menjadi sorotan publik setelah mangkir dari rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Sulawesi Tengah terkait tindak lanjut aspirasi masyarakat adat Poboya mengenai aktivitas pertambangan emas di Kota Palu. Ketidakhadiran perusahaan dalam forum resmi wakil rakyat itu memantik kekecewaan masyarakat yang menuntut kepastian hukum dan perlindungan atas ruang hidup mereka.
Ketua Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Arnila Hi. Ali, menegaskan RDP terpaksa tidak dapat dilanjutkan karena pihak utama, yakni PT CPM, tidak hadir memenuhi undangan resmi. Padahal, forum tersebut diharapkan menjadi ruang dialog terbuka antara perusahaan, pemerintah daerah, serta masyarakat terdampak tambang emas Poboya.
Arnila menyampaikan bahwa DPRD Sulawesi Tengah memahami keberadaan aktivitas pertambangan sebagai salah satu sumber penghidupan bagi sebagian masyarakat di Poboya. Namun, DPRD menilai perlu adanya kepastian hukum, jaminan keselamatan lingkungan, serta perlindungan hak-hak masyarakat adat di sekitar wilayah tambang.
Menurut Arnila, RDP tidak semata membahas aspek teknis pertambangan emas PT CPM, melainkan difokuskan pada upaya menjamin keberlangsungan hidup masyarakat Poboya yang terdampak langsung oleh aktivitas tambang. Ia menilai, dialog antara perusahaan tambang dan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah konflik berkepanjangan.
Dalam RDP tersebut, hadir perwakilan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Kehutanan Pemprov Sulteng, Komnas HAM Sulteng, serta perwakilan masyarakat adat Poboya. Kehadiran para pemangku kepentingan itu diharapkan dapat membuka ruang solusi, namun absennya PT CPM membuat pembahasan substansial tidak dapat berjalan maksimal.
Arnila mengungkapkan, PT CPM telah mengirimkan surat permohonan penundaan RDP hingga 9 Februari 2026. Perusahaan beralasan baru menerima surat undangan dari DPRD Sulawesi Tengah pada 1 Februari 2026, sehingga membutuhkan waktu untuk mempersiapkan kehadiran dan materi yang akan disampaikan.
Meski demikian, DPRD Sulawesi Tengah menilai alasan tersebut tidak sejalan dengan urgensi persoalan yang dihadapi masyarakat Poboya. Aspirasi warga yang disampaikan melalui aksi unjuk rasa menuntut kejelasan status lahan, dampak lingkungan, serta jaminan keselamatan dan kesehatan masyarakat di sekitar wilayah pertambangan emas.
Komisi III DPRD Sulteng menegaskan akan kembali menjadwalkan RDP lanjutan dan meminta PT CPM hadir secara langsung untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik. DPRD juga mendorong pemerintah provinsi agar lebih proaktif mengawal persoalan tambang emas Poboya, termasuk aspek perizinan, pengawasan lingkungan, dan perlindungan hak masyarakat adat.
Ketidakhadiran PT CPM dalam RDP ini dinilai memperpanjang polemik pertambangan emas di Poboya, Kota Palu. Di tengah sorotan publik terhadap praktik pertambangan yang berkeadilan dan berkelanjutan, DPRD Sulteng menekankan pentingnya komitmen perusahaan untuk menghormati ruang dialog demokratis serta mendengarkan aspirasi masyarakat terdampak.SL

Related Posts

  • Juli 23, 2026
  • 5 views
Kotak Kosong Tumbang di Ogowele Buga, Tiga Petahana Tersungkur pada Pilkades Serentak Kecamatan Dondo

TOLITOLI, TEMPOnamo – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, berlangsung aman, tertib, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sebanyak tujuh desa di Kecamatan Dondo…

  • Juli 23, 2026
  • 8 views
6 Bulan Insentif 57 Tenaga Kesehatan dan Administrasi RSUD Malala Tolitoli Belum Dibayarkan

TOLITOLI , TEMPOnamo.com, – Sebanyak 57 Tenaga Kesehatan dan Tenaga Administrasi di RSUD Malala Kabupaten Tolitoli mengeluhkan keterlambatan pembayaran insentif. Hingga saat ini insentif selama 6 bulan sejak Januari sampai…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

DPO Pengedar Sabu Ditangkap Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sulteng di Tolitoli

  • By admin
  • Juli 24, 2026
  • 4 views
DPO Pengedar Sabu Ditangkap Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sulteng di Tolitoli

Kotak Kosong Tumbang di Ogowele Buga, Tiga Petahana Tersungkur pada Pilkades Serentak Kecamatan Dondo

  • By admin
  • Juli 23, 2026
  • 5 views
Kotak Kosong Tumbang di Ogowele Buga, Tiga Petahana Tersungkur pada Pilkades Serentak Kecamatan Dondo

6 Bulan Insentif 57 Tenaga Kesehatan dan Administrasi RSUD Malala Tolitoli Belum Dibayarkan

  • By admin
  • Juli 23, 2026
  • 8 views
6 Bulan Insentif 57 Tenaga Kesehatan dan Administrasi RSUD Malala Tolitoli Belum Dibayarkan

Kapolsek Baolan Bersama Personel Koramil Amankan Pilkades Serentak di Tiga Desa

  • By admin
  • Juli 22, 2026
  • 5 views
Kapolsek Baolan Bersama Personel Koramil Amankan Pilkades Serentak di Tiga Desa

Kapolsek dan Danramil Pimpin Pengamanan Pilkades Ogowele Buga, Penghitungan Suara Masih Ditunggu

  • By admin
  • Juli 22, 2026
  • 21 views
Kapolsek dan Danramil Pimpin Pengamanan Pilkades Ogowele Buga, Penghitungan Suara Masih Ditunggu

44 Desa Siap Memilih, Logistik Pilkades Tolitoli Dikawal Ketat; Dua Desa Hadapi Duel Lawan Kotak Kosong

  • By admin
  • Juli 19, 2026
  • 10 views
44 Desa Siap Memilih, Logistik Pilkades Tolitoli Dikawal Ketat; Dua Desa Hadapi Duel Lawan Kotak Kosong