TEMPOnamo, Ogotua–Masyarakat Dusun Lemo, Desa Ogotua, Kecamatan Dampal Utara, Kabupaten Tolitoli, berharap adanya perhatian dari pemerintah terkait kerusakan tanggul penahan abrasi di lingkungan permukiman mereka.
Aras, salah seorang warga Dusun Lemo, mengatakan air laut kerap meluap hingga menutup ruang dan halaman rumah warga saat pasang. Hal itu terjadi akibat tanggul yang rusak sepanjang kurang lebih 30 meter.
“Dari tanggul yang rusak itu air laut masuk ke halaman warga. Banyak tanaman milik warga yang mati karena terendam air asin,” ujar Aras, Kamis (13/2).
Ia menuturkan, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan semakin parah ketika air laut pasang besar. Warga khawatir jika tidak segera ditangani, abrasi akan semakin menggerus daratan dan mengancam rumah-rumah di sekitar tanggul.
Keluhan serupa juga disampaikan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal persis di belakang tanggul. Menurutnya, setiap kali air pasang besar, air laut kerap masuk ke halaman rumah bahkan mendekati bagian dalam rumah.
“Kalau pasang besar, air sudah sampai menutup halaman rumah. Kami berharap pihak terkait bisa turun langsung melihat kondisi ini, karena sudah lama kami alami,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera melakukan peninjauan lapangan dan perbaikan tanggul demi mencegah dampak yang lebih parah, termasuk potensi kerusakan rumah dan kerugian ekonomi bagi masyarakat pesisir.***








