TEMPOnamo.com, – Hujan deras yang mengguyur wilayah Palu sejak Selasa (3/3/2026) dini hari memicu banjir di Kelurahan Wana dan Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi. Dampaknya, akses jalan utama terputus, arus lalu lintas lumpuh, dan sebagian wilayah dilaporkan terisolir.
Berdasarkan laporan yang diterima pada pukul 20.37 WITA, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas cukup lama mengguyur Kota Palu sejak pukul 01.30 hingga 19.05 WITA. Debit air yang meningkat menyebabkan genangan dan luapan yang menghambat aktivitas warga.
Di Kelurahan Watusampu, banjir mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Poros Palu–Donggala terhambat. Sejumlah titik terdampak juga dilaporkan berada di sekitar kawasan PT Barokah dan PT RK. Kondisi ini membuat mobilitas warga dan distribusi logistik terganggu.
Sementara itu, di Kelurahan Wana, akses jalan belum dapat dilalui kendaraan sehingga wilayah tersebut sempat terisolir. Selain itu, jaringan listrik dilaporkan padam akibat pohon tumbang yang terseret arus dan hujan deras.
Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama TRC BPBD Kota Palu telah turun melakukan asesmen dan koordinasi penanganan di lokasi terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, data jumlah pengungsi, korban jiwa, serta kebutuhan mendesak masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., memastikan pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan dampak banjir.
Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan segera melapor kepada aparat setempat apabila membutuhkan bantuan darurat.






