TEMPOnamo.com,– Pemerintah Kabupaten Tolitoli memastikan stok LPG 3 kilogram atau yang dikenal sebagai “gas melon” di wilayah Kecamatan Baolan dan sekitarnya masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli, Chairuddin SE, setelah melakukan pemantauan langsung di lapangan pada Rabu (11/3/2026).
Dari hasil pemantauan tersebut, distribusi LPG 3 kg dinilai berjalan dengan baik dan tidak ditemukan praktik ilegal dalam penyaluran gas bersubsidi tersebut.
“Kami memastikan distribusi LPG berjalan dengan baik serta tidak ditemukan praktik ilegal seperti penjualan melalui pengecer. Kami juga berharap harga tetap stabil di tingkat pangkalan,” ujar Chairuddin kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa pengawasan distribusi LPG 3 kg menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah, terutama menjelang Lebaran. Pasalnya, gas bersubsidi ini merupakan kebutuhan penting bagi rumah tangga dan pelaku usaha kecil.
Menurutnya, jika terjadi kelangkaan LPG, dampaknya akan sangat luas. Tidak hanya mengganggu aktivitas memasak di rumah tangga, tetapi juga dapat menghambat usaha kuliner masyarakat yang bergantung pada pasokan gas tersebut.
“Permintaan LPG biasanya meningkat menjelang Idul Fitri. Karena itu, pengawasan distribusi harus diperketat agar pasokan tetap terjaga,” jelasnya.
Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli juga akan terus memantau jalur distribusi LPG 3 kg guna mencegah praktik penjualan di atas harga yang telah ditetapkan serta menghindari penyalahgunaan distribusi yang dapat merugikan masyarakat.
Selain itu, Chairuddin juga menekankan kepada seluruh pangkalan LPG agar melakukan pengecekan identitas pembeli secara ketat.
“Setiap pangkalan wajib melakukan pengecekan KTP bagi penerima manfaat. Jangan sampai ada yang menggunakan KTP palsu atau KTP yang hanya di-scan untuk mendapatkan LPG bersubsidi,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, ia mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi pelanggaran atau aktivitas mencurigakan terkait distribusi LPG 3 kg, terutama jika ada pihak yang berani menjual di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah daerah berharap distribusi gas LPG 3 kg tetap lancar sehingga kebutuhan masyarakat Tolitoli menjelang Lebaran dapat terpenuhi dengan baik.. Fajrin***
Tonton vvideonya di Sini!!!





