TOLITOLI, Temponamo.com– Komitmen menjaga kelestarian kawasan pesisir kembali diwujudkan melalui Gerakan Hijau Penanaman Mangrove 2026 yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tolitoli di Pelabuhan Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Banagan, Kecamatan Dampal Utara, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari Kapolres Tolitoli AKBP Raden Real Mahendra, S.H., S.I.K., unsur Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi simbol kuat komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.
Usai seremoni pembukaan, peserta bergerak ke Dusun IV Poluong untuk menanam bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata dan Bruguiera. Kedua jenis mangrove tersebut dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam menahan abrasi pantai, melindungi garis pantai dari gelombang, sekaligus menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut.
Gerakan penanaman mangrove tidak hanya dimaknai sebagai aksi penghijauan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi keberlangsungan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir yang bergantung pada sumber daya laut.
Kehadiran aparat kepolisian bersama TNI, pemerintah, mahasiswa, dan warga menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh pihak.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan personel Polsek Dampal Utara dan Polsek Dondo, sehingga aksi penghijauan tersebut berjalan lancar hingga selesai.






