Proyek Bws Di Giok–binontoan Tak Tepat Sasaran, Petani Terpaksa Gotong Royong Bangun Irigasi Darurat

  • Daerah
  • April 15, 2026
  • 0 Comments


TOLITOLI – Proyek Balai Wilayah Sungai (BWS) bernilai miliaran rupiah di Desa Giok dan Desa Binontoan, Kabupaten Tolitoli, menuai sorotan tajam. Program yang disebut-sebut mendukung swasembada beras itu justru dinilai melenceng dari kebutuhan utama petani.
Alih-alih memperbaiki titik irigasi yang rusak, proyek yang dikerjakan pada 2025 tersebut justru dilakukan di lokasi yang tidak mengalami kerusakan signifikan. Sementara saluran irigasi yang benar-benar rusak parah hingga kini belum tersentuh.
Akibatnya, persoalan klasik petani tetap berulang: kekurangan air untuk menggarap sawah.
“Bagaimana kami bisa turun bersawah kalau saluran masih rusak begini,” keluh seorang petani.
Kritik keras datang dari mantan anggota DPRD Tolitoli, Muhammad Mubarak, SH. Ia menilai pekerjaan yang dilakukan BWS tidak menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Apa yang dilakukan BWS di sana belum menjawab kebutuhan masyarakat akan irigasi yang ideal dan berfungsi,” tegasnya.
Kondisi ini memaksa warga bergerak sendiri. Kepala Desa Binontoan, Taufik Kumay, mengaku memimpin langsung aksi swadaya masyarakat untuk menyelamatkan musim tanam.
“Kami terpaksa gotong royong membuat saluran darurat dari kayu dan terpal supaya air tetap mengalir,” ujarnya.
Langkah itu menjadi satu-satunya harapan agar petani tetap bisa turun ke sawah, meski dengan fasilitas seadanya.
Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, pihak BWS yang telah dikonfirmasi belum memberikan tanggapan resmi.
Warga menilai anggaran besar untuk Daerah Irigasi (DI) Binontoan belum memberikan dampak signifikan. Saluran masih belum berfungsi optimal, bahkan sebagian tidak mampu mengairi lahan pertanian.
Dampaknya tidak main-main. Ratusan hektare sawah terancam terbengkalai dan gagal produksi.
Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: bagaimana target swasembada beras bisa tercapai jika proyek irigasi justru tidak menyentuh titik kerusakan utama?
Meski demikian, semangat petani tidak padam. Dengan keterbatasan, mereka tetap berjuang menjaga aliran air demi mempertahankan produksi pangan.
Warga kini mendesak evaluasi total terhadap kinerja BWS dan pihak rekanan. Mereka meminta pemerintah tidak tutup mata terhadap proyek bernilai besar yang belum memberikan manfaat nyata.
“Jangan sampai anggaran miliaran rupiah hanya jadi proyek tanpa hasil, sementara kami yang menanggung dampaknya,” tegas warga.

Related Posts

  • Agustus 8, 2026
  • 24 views
Wagub Sulteng Cek Puskesmas Galang, Bupati Tolitoli Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Dasar

TOLITOLI,Temponamo.com, — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tolitoli pada Jumat, 7 Agustus 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung kondisi pelayanan dan fasilitas kesehatan di Puskesmas…

  • Agustus 7, 2026
  • 10 views
Istri Wakil Bupati Tolitoli Hadiri Pisah Sambut Kajari Ibnu Ide Amin

TEMPOnamo.com,– Istri Wakil Bupati Tolitoli turut menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tolitoli, Ibnu Ide Amin, SH, yang berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bale Tau Dako Lipu, Jumat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Wagub Sulteng Cek Puskesmas Galang, Bupati Tolitoli Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Dasar

  • By admin
  • Agustus 8, 2026
  • 24 views
Wagub Sulteng Cek Puskesmas Galang, Bupati Tolitoli Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Dasar

Istri Wakil Bupati Tolitoli Hadiri Pisah Sambut Kajari Ibnu Ide Amin

  • By admin
  • Agustus 7, 2026
  • 10 views
Istri Wakil Bupati Tolitoli Hadiri Pisah Sambut Kajari Ibnu Ide Amin

Diduga Ada Mafia Solar Subsidi di Tolitoli, Forum Lintas Pemuda Surati Kapolres, Ancam Turun ke Jalan

  • By admin
  • Agustus 6, 2026
  • 112 views
Diduga Ada Mafia Solar Subsidi di Tolitoli, Forum Lintas Pemuda Surati Kapolres, Ancam Turun ke Jalan

Uang Tabungan Hangus Dilalap Api, Bank Mandiri Pulihkan Rp6 Juta Milik Korban Kebakaran di Tolitoli

  • By admin
  • Agustus 3, 2026
  • 27 views
Uang Tabungan Hangus Dilalap Api, Bank Mandiri Pulihkan Rp6 Juta Milik Korban Kebakaran di Tolitoli

Tersentuh Nasib Korban Kebakaran Tadulako II, Caroline Besar Bantilan Serahkan Seragam Sekolah untuk Anak-anak Penyintas

  • By admin
  • Agustus 1, 2026
  • 27 views
Tersentuh Nasib Korban Kebakaran Tadulako II, Caroline Besar Bantilan Serahkan Seragam Sekolah untuk Anak-anak Penyintas

Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sulteng Amankan Dua Pengedar Sabu dan Barang Bukti 25 Paket

  • By admin
  • Juli 31, 2026
  • 16 views
Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sulteng Amankan Dua Pengedar Sabu dan Barang Bukti 25 Paket