AMPANA, TEMPO NAMO – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, menyebabkan banjir di Kelurahan Bailo Baru pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 16.30 WITA.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, meningkatnya debit air akibat curah hujan tinggi mengakibatkan sedikitnya tiga unit rumah warga terendam.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsian, peristiwa tersebut menjadi perhatian karena menunjukkan masih rentannya kawasan permukiman terhadap genangan saat hujan dengan intensitas tinggi.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama petugas terkait telah melakukan asesmen lapangan dan berkoordinasi dengan TRC BPBD Kabupaten Tojo Una-Una untuk penanganan pascakejadian.
BPBD mencatat kebutuhan mendesak yang diperlukan di lokasi terdampak adalah pembangunan drainase guna mengurangi risiko banjir berulang saat musim hujan.
“Saat ini kondisi di lokasi sudah berangsur normal setelah air surut,” demikian keterangan yang disampaikan melalui laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Sulawesi Tengah.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan infrastruktur drainase di kawasan perkotaan Ampana guna meminimalkan dampak banjir yang dipicu tingginya curah hujan.
Laporan tersebut ditandatangani Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si.





