Temponamo.cm,– Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, menegaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan manifestasi nyata pelaksanaan ajaran Islam tentang pengorbanan dan kepedulian sosial terhadap sesama.Hal itu disampaikan Kajari usai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Kejaksaan Negeri Tolitoli pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5).
“Tahun ini kami menyembelih empat ekor sapi. Satu ekor dari saya dan keluarga, sementara tiga ekor lainnya merupakan hasil urunan para kasi dan seluruh pegawai,” ujar Ibnu Firman.
Ia mengatakan semangat berkurban menjadi sarana mempererat kebersamaan dan solidaritas di lingkungan kerja, sekaligus bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, nilai utama Idul Adha terletak pada keikhlasan berbagi dan menumbuhkan rasa empati sosial, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih membutuhkan perhatian bersama.
Daging kurban tersebut selanjutnya dibagikan kepada masyarakat, pegawai honorer, serta pihak-pihak yang dinilai berhak menerima.
Kajari berharap momentum Idul Adha dapat memperkuat semangat pengabdian dan pelayanan aparat penegak hukum kepada masyarakat, tidak hanya dalam tugas kelembagaan, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.





