Tambang Emas Ilegal Buol Kian Brutal, 8 Ekskavator Beroperasi di Hutan Bugu Paleleh, Aparat Diminta Bertindak Tegas

  • Hukum
  • Februari 2, 2026
  • 0 Comments

TEMPOnamo.com – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, semakin mengkhawatirkan. Di wilayah Hutan Bugu, Kecamatan Paleleh, praktik tambang emas ilegal disebut kian tak terkendali. Seorang pelaku PETI yang diduga berinisial DRSN dilaporkan mengerahkan hingga delapan unit alat berat jenis ekskavator untuk mengeruk emas di kawasan bantaran sungai dan hutan produksi.
Besarnya potensi sumber daya mineral logam, khususnya emas di Buol, menjadi daya tarik bagi para pengusaha tambang untuk masuk ke wilayah tersebut. Sayangnya, aktivitas penambangan dilakukan tanpa izin resmi. Kondisi ini memunculkan sorotan tajam terhadap lemahnya pengawasan dan penegakan hukum, sehingga pemerintah daerah dinilai belum mampu membendung laju tambang emas ilegal di Buol.
Para penambang emas ilegal berlomba membuka lahan di titik-titik yang dinilai memiliki kandungan emas tinggi, termasuk di bantaran sungai. Praktik ini tidak hanya merusak ekosistem hutan dan sungai, tetapi juga berpotensi memicu bencana lingkungan seperti banjir bandang dan tanah longsor yang dapat mengancam keselamatan warga di sekitar lokasi tambang.
Salah seorang warga Kecamatan Paleleh yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pelaku PETI berinisial DRSN beroperasi secara terang-terangan di wilayah Bugu dengan mengerahkan 8 unit ekskavator merek Hitachi.
“Aktivitas tambang ilegal itu sudah lama berlangsung. Alat berat keluar-masuk kampung tanpa hambatan,” ungkap sumber kepada TEMPOnamo.com.
Tak hanya merusak kawasan hutan dan sungai, aktivitas PETI tersebut juga berdampak langsung terhadap akses pertanian warga. Di Paleleh, alat berat milik penambang disebut melintasi permukiman warga serta jalan kantong produksi petani di Desa Baturata dan Desa Kwalabesar.
Akibat lalu lintas ekskavator tambang emas ilegal, hampir seluruh ruas jalan desa mengalami kerusakan parah. Para petani mengeluhkan sulitnya melintasi jalan menuju kebun karena kondisi jalan berlumpur dan rusak berat.
“Kami kesulitan ke kebun karena jalan desa rusak. Tapi aktivitas tambang tetap jalan tanpa peduli dampaknya ke masyarakat,” ujar warga lainnya.
Warga menilai pembiaran aktivitas PETI di Buol bukan hanya persoalan pelanggaran hukum, tetapi telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat. Kerusakan hutan dan bantaran sungai dikhawatirkan akan memperbesar risiko bencana alam di kemudian hari.
Masyarakat mendesak Kapolda Sulawesi Tengah bersama aparat penegak hukum terkait, termasuk Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) Wilayah Sulawesi II Palu, agar segera turun tangan menghentikan aktivitas tambang emas ilegal di Hutan Bugu, Paleleh, Buol.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang diduga sebagai pelaku PETI berinisial DRSN belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi TEMPOnamo.com melalui pesan singkat belum mendapat respons.sul.****

  • Related Posts

    • April 28, 2026
    • 9 views
    Bayang-Bayang Global, Ancaman Nyata di Lokal: Polda Sulteng Siaga Hadapi Gejolak, Peredaran Narkoba Jadi Sorotan Serius

    PALU, TEMPOnamo.com,— Di tengah meningkatnya tensi geopolitik global yang berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi dan sosial, aparat penegak hukum di Sulawesi Tengah tak hanya bersiap menghadapi gejolak eksternal. Ancaman laten dari…

    • April 12, 2026
    • 16 views
    Penganiayaan dengan Parang, Pelaku Diamankan Polisi

    TOLITOLI, TEMPOnamo.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Galang mengamankan seorang pria berinisial ES (31) terkait kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam di Dusun Togaso 1, Desa Kalangkangan, Sabtu (11/4/2026) malam. Insiden tersebut…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Gol Spektakuler Rafli Antar Bintang Timur FC Timbolo ke Semifinal Lingadan Cup 2026

    • By admin
    • Mei 31, 2026
    • 6 views
    Gol Spektakuler Rafli Antar Bintang Timur FC Timbolo ke Semifinal Lingadan Cup 2026

    Kajari Tolitoli: Kurban Adalah Manifestasi Nilai Pengorbanan dan Kepedulian

    • By admin
    • Mei 28, 2026
    • 7 views
    Kajari Tolitoli: Kurban Adalah Manifestasi Nilai Pengorbanan dan Kepedulian

    Raden Real Mahendra Serahkan Daging Kurban ke Warga, Polres Tolitoli Sembelih 5 Ekor Sapi

    • By admin
    • Mei 27, 2026
    • 12 views
    Raden Real Mahendra Serahkan Daging Kurban ke Warga, Polres Tolitoli Sembelih 5 Ekor Sapi

    Konsumsi Daging Kurban Tetap Aman, Dokter Ingatkan Batas Wajar dan Cara Pengolahan

    • By admin
    • Mei 26, 2026
    • 8 views
    Konsumsi Daging Kurban Tetap Aman, Dokter Ingatkan Batas Wajar dan Cara Pengolahan

    “Sulteng Nambaso, Temponamo Juara”, Semangat PORPROV X 2026 Resmi Bergema dari Morowali

    • By admin
    • Mei 17, 2026
    • 12 views
    “Sulteng Nambaso, Temponamo Juara”, Semangat PORPROV X 2026 Resmi Bergema dari Morowali

    Tim Spentig Siap Tempur di Turnamen GSI!

    • By admin
    • Mei 6, 2026
    • 10 views
    Tim Spentig Siap Tempur di Turnamen GSI!