Temponamo.com.– Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Tolitoli periode 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Balai Pertemuan Kantor Desa Lalos, Kecamatan Galang, Sabtu (13/6/2026).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua PBVSI Sulawesi Tengah, H. Hardi, S.Pd., M.Pd., disaksikan Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan, Camat Galang Agusalim Bin Bustan, S.H., Danramil 1305-11/Galang Lettu Cpm Marthen J., Wakapolsek Galang Ipda Yunus, Wakil Ketua Umum KONI Tolitoli Moh. Saleh Bantilan, Kepala Desa Lalos Sujono Darus, serta puluhan atlet, pelatih, dan tokoh masyarakat.
Dalam kepengurusan baru tersebut, Caroline Soeputra dipercaya sebagai Ketua Umum PBVSI Kabupaten Tolitoli. Ia didampingi Sudjono G. Darus, NLP sebagai Wakil Ketua, Kristian Denny Jefri, S.E. sebagai Ketua Harian, Yeheskiel Norton, S.E. sebagai Sekretaris Umum, dan Aslam Firmansyah sebagai Bendahara Umum.
Usai dilantik, Caroline Soeputra mengajak seluruh pengurus, atlet, dan klub bola voli di Tolitoli untuk bersatu membangun organisasi yang lebih maju dan profesional. Menurutnya, sinergi antara PBVSI, pemerintah daerah, KONI, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembinaan olahraga voli di daerah.
“Kami berharap dukungan dari semua pihak agar program pembinaan dapat berjalan optimal dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan Kabupaten Tolitoli,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Tolitoli Moh. Saleh Bantilan menegaskan pentingnya pembinaan usia dini dan pencarian bibit unggul secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Tolitoli.
Ketua PBVSI Sulawesi Tengah, H. Hardi, menyatakan komitmennya untuk mendampingi berbagai program PBVSI Tolitoli, mulai dari peningkatan kapasitas pelatih dan wasit hingga pengembangan kompetisi yang berkelanjutan.
Di kesempatan yang sama, Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan memberikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga bola voli. Ia menilai potensi tersebut harus dikelola secara profesional agar mampu melahirkan atlet yang dapat bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
“Potensi ini harus dikelola secara profesional agar lahir atlet yang mengharumkan nama Tolitoli di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan bendera pataka PBVSI sebagai simbol dimulainya masa bakti kepengurusan baru periode 2026–2030.***






